Pengertian kartu kredit menurut ahli

kartu kredit menurut para ahli

Pengertian kartu kredit menurut ahli adalah merupakan salah satu referensi dalam memahami definisi dari pengertian kartu kredit sendiri, bagaimanakah menurut para ahli dalam mengulasnya agar bisa memberikan informasi akurat dan berimbang dalam memahaminya seperti fungsi, sistem kerja, tujuan dan informasi lainnya. Dengan adanya informasi itu bisa memberikan wawasan luas dari sudut pandang menurut ahli.

Para ahli ini kebanyakan adalah mereka yang menguasai pemahaman tentang ekonomi dan perbankan, mereka tuangkan hasil pemikiran mereka dalam buku karya mereka. Hal tersebut dilakukan agar menjadi rujukan ilmu pemahaman terutama bagi para mahasiswa universitas dalam menyelesaikan tugas kuliah.

Penting sekali melihat dan memahami pengertian kartu kredit menurut sudut pandang ahli tersebut, hal ini agar bisa memberikan informasi berimbang sehingga tidak menjadi salah pemahaman dikalangan umum. Dalam memberikan informasi para ahli tidak sembarangan dalam memberikan definisi, diperlukan beberapa penelitian mendalam baik itu fungsi, sistem kerja, tujuan, keuntungan dan kerugian.

Ada beberapa ahli yang membahas pengertian tersebut menurut ahli dimana antara lain adalah Emmy Pangaribuan br. Simanjutak, Muhammad Djumhana, Munir Fuady, Imam Prayogo Suryahadibroto dan Djoko Prakoso. Masing masing mendefinisikan sesuai dengan apa yang mereka pelajari dan teliti dengan sangat mendalam. Hal ini diasukdkan agar uraian mereka bisa detail, bisa dipahami oleh masyarakat umum, sehingga masyarakat tidak merasa takut dengan beberapa informasi negative tentang kartu ini. Berikut penjelasan pengertian kartu kredit menurut ahli

Definisi kartu kredit menurut para ahli

  1. Menurut Emmy P. Simanjutak adalah merupakan suatu kartu yang memberikan hak kepada penggunanya / pemiliknya dengan menunjukkan kartu tersebut. Dimana dengan menandatangani beberapa persyaratan dalam formulir yang telah diterbitkan oleh perusahaan perbankan tertentu guna untuk mendapatkan barang atau jasa. Sehingga si pemilik kartu tidak perlu membayar secara langsung / tunai.
  2. Menurut Muh. Djumhana dimana dijelaskan dalam bukunya yang berjudul Hukum Perbankan di Indonesia yaitu sebuah alat pembayaran sebagai ganti dari uang tunai.
  3. Munir Fuady dalam bukunya berjudul Hukum Tentang Pembiayaan Dalam Teori Dan Praktek mengatakan bahwa kartu kredit adalah sebuah kartu yang pada dasarnya sengaja dibuat dari plastik dengan sebelumnya diberikan identitas dari pemegang dan penerbit, dan dapat memberikan hak kepada siapa kartu tersebut diberikan oleh perusahaan. Dan kemudian menandatangani pelunasan pembayaran nilai sebuah barang ataupun jasa yang dibeli ditempat tempat seperti toko, restorant, hotel, penjual tiket dan lain lain.
  4. Imam Pryogo S. dan Djoko Prakoso mengatakan bahwa kartu kredit merupakan suatu jenis alat transaksi jual beli sebagai pengganti uang tunai, dimana dalam keadaan apapun dapat digunakan sebagai alat tukar terhadap apa yang diinginkannya, dengan memperhatikan tempat tempat mana saja yang menerima kartu kredit dari bank sebagai alternative pengganti uang.

Itulah beberapa pengertian definisi kartu kredit menurut para ahli, dari penjelasan yang diuraikan diatas menyatakan bahwa kartu ini memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pemiliknya. Berfungsi sebagai alat pembayaran atas barang atau jasa tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah banyak, sehingga menjadikan setiap transasksinya lebih mudah, aman, dan cepat.

Melihat pengertian berdasarkan fungsinya sebenarnya secara umum adalah sebagai alat transkasi non tunai dalam melakukan pembayaran atas barang / jasa yang telah digunakan. Sehingga mempermudah orang dalam mendapatkan barang / jasa yang diinginkan.

Jika pengertian berdasarkan tujuannya adalah sebagai alat transaksi pengganti uang tunai. Dengan hal itu memberikan rasa aman serta meminimalisir tindakan kriminalitas. Selain itu dalam membawanya juga lebih efisien tidak memakan tempat banyak.

Pemahaman pengertian merujuk dari sistem kerjanya yaitu pemilik kartu diberikan beberapa pinjaman kredit dengan jumlah tertentu sesuai dengan ketentuan untuk digunakan dalam bertransaksi jual beli. Kemudian pemilik kartu tersebut harus membayar pinjaman tersebut sesuai dengan jumlah nominal kredit yang dipakai beserta bunganya. Apabila dalam melakukan pembayaran tagihan kredit melampaui batas jatuh tempo akan dikenakan denda sesuai dengan ketentuan.

Pengertian dalam melihat persyaratan memilikinya bahwa sebelum mendapatkannya harus mengajukan permohonan aplikasi kepada bank / penerbit kartu dan harus mengisi beberapa formulir serta membawa berbagai macam dokumen persyaratan, agar bisa disetujui permohonannya oleh bank penerbit.

Itulah beberapa rincian deskripsi dari beberapa uraian tentang pengertian kartu kredit menurut ahli dari plapon. Plapon sebagai pusat informasi kartu kredit terbaik berusaha memberikan sajian informasi secara berimbang dan juga terbaik tentunya. agar masyarakat yang awam dapat mendapatkan informasi terpercaya seputar credit card, mulai dari fungsinya, tujuannya, manfaatnya, kegunaannya, serta berbagai macam informasi lainnya.

Saat ini dengan semakin berkembangnya teknologi seperti semakin banyaknya transaksi online, bahkan karakter masyarakat Indonesia berpindah dalam melakukan jual beli. Apabila ditahun 2010 masih banyak yang melakukan jual beli secara konvensional seperti di pasar, jika membeli baju harus langsung datang ke gerai, jika ingin memakan makanan tertentu harus datang di restaurant tersebut. Saat ini sudah tidak seperti itu lagi, semua lebih suka melakukan jasa pesan antar baik itu baju, makanan atau jasa lainnya.

Banyak sekali situs situs jual beli online di Indonesia memberikan penawaran dengan berbagai promo, diskon, gratis biaya pengiriman dan masih banyak lainnya. Otomatis dalam melakukan transaksinya harus menggunakan sistem online. Apabila melakukan transkasi pembelian online dengan menggunakan credit card ada beberapa tawaran menarik dari penyedia layanan jual beli tersebut seperti, diskon, gratis ongkos kirim, ataupun ada reward tertentu.

Selain itu saat ini diperlukan kecepatan, ketepatan dalam bertransaksi. Maka sudah wajar apabila credit card mengalami pelonjakan peredarannya bahkan nilai transaksinya juga mengalami peningkatan tinggi. Sekarang ini cukup membawa credit card semua transaksi bisa dilakukan dengan mudah dan cepat, tidak perlu lagi harus membawa uang tunai banyak, selain tidak efisien juga bisa menimbulkan tindakan kriminal.

Jika pada kartu debit digunakan juga untuk bertransaksi, namunĀ ada kelemahannya dimana tergantung dengan jumlah saldo di rekeningnya. Apabila saat mendadak diperlukan dana namun saldo tidak mencukupi maka akan menghambat proses transaksi bukan? Berbeda dengan credit card yang dimana bisa digunakan kapan saja tanpa tergantung dari nilai saldo rekening. Sehingga saat kondisi darurat bisa digunakan sewaktu waktu.

Namun untuk jumlah nominal yang bisa digunakan dibatasi / limit sesuai dengan ketentuan dan jenis kartunya. Tetapi walaupun begitu bisa digunakan kapanpun dan dimanapun, bahkan ketika berada diluar negeri sekalipun. Tidak perlu lagi kawatir dalam membayar hanya karena perbedaan mata uang.

Semakin hari banyak sekali kemudahan diberikan pasa masyarakat, salah satunya alat transkasi non tunai ini. Tidak hanya untuk membeli barang, juga bisa digunakan untuk jasa seperti tiket pesawat, kamar hotel, antar barang dan masih banyak lainnya. Belum lagi selau tersedia berbagai macam promo, diskon harga apabila menggunakan kartu ini dalam melakukan pembayarannya.

Usahakan memilih kartu yang memberikan banyak promo, sesuai dengan kebutuhan, hobi sehingga bisa memudahkan anda melakukan kegiatan sehari hari ataupun hobi anda. Jika hobi traveling, usahakan memilih yang memberikan kemudahan, promo, diskon seperti pesan tiket pesawat, booking kamar hotel, masuk kedalam wahana hiburan dan kemudahan lainnya.

Tetapi jangan terbuai dengan kemudahan tersebut, tetap harus bijak dalam menggunakannya. Hal ini agar tidak menjadi beban dikemudian hari karena terlilit hutang tagihan kredit. Karena kredit bunganya sendiri sangatlah besar, belum lagi apabila membayar melampaui jatuh tempo akan dikenakan denda kredit yang cukup besar juga. Apabila tidak mempu membayar kredit akan dilakukan penyitaan asset sebagai alat pelunasan hutang kredit. Gunakan saat keadaan darurat saja, jika tidak perlu dan masih bisa dibayar dengan tunai, lebih dengan tunai tersebut.

 

This entry was posted in Kartu Kredit. Bookmark the permalink. Comments are closed, but you can leave a trackback: Trackback URL.