Pengertian Kartu Kredit

Pengertian kartu kredit

 

Dalam memahami tentang pengertian kartu kredit, kita harus memahami juga akan definisi pengertian kartu kredit berdasarkan fungsi, tujuan, sistem kerja, persyaratan, keuntungan dan kerugian ketika memilikinya. Hal ini penting agar bisa menggunakannya dengan baik dan benar, banyak sekali salah dalam penggunaannya sehingga bukan mendapatkan keuntungan manfaat justru mendapatkan kerugian atas kepemilikannya. Banyak sekali justru terlilit hutang kredit dengan kartu tersebut, sehingga harus menjual asetnya untuk bisa membayar hutang tagihannya. Belum lagi apabila jika tidak bisa membayar kredit tepat waktu, selain mendapatkan bunga kredit besar juga akan mendapatkan denda besar juga. Maka diharapkan bijak serta terarah apabila menggunakannya, agar bisa mendapatkan manfaat atas penggunaan alat transaksi non tunai ini.

Definisi pengertian kartu kredit secara umum adalah sebuah kartu berbahan plastik berbentuk persegi panjang yang digunakan sebagai alat transaksi pengganti pembayaran tunai atas barang atau jasa, dan hanya boleh dikeluarkan oleh bank atau pihak yang terlibat dalam penerbitan tersebut. Untuk bisa mendapatkannya pemohon harus memenuhi beberapa syarat serta ketentuan dari pihak bank penerbit kartu. Untuk menggunakannya pemilik kartu cukup menggesekan di sebuah alat bernama EDC ( Electronic Data Capture ) dimana berfungsi sebagai alat pembayaran elektronik, sehingga menjadikan proses kegiatan bertransaksi lebih mudah, aman, cepat. Selain untuk pembayaran juga bisa digunakan untuk melakukan penarikan tunai dengan batas / limit tertentu sesuai ketentuan.

Dalam perkembangannya di Indonesia, kartu ini telah mengalami peningkatan tajam dalam penggunaannya bahkan telah mengalahkan keberadaan dari kartu debit dan atm. Hal itu berdasarkan data dari BI ( Bank Indonesia) mengatakan bahwa hingga pada akhir maret 2017 jumlah peredarannya telah mencapai sebesar 17 juta unit. Bukan jumlah sedikit bukan?

Apabila dibandingkan dengan jumlah peredaran pada tahun 2010 dimana peredarannya hanya mencapai 13 juta unit, maka selama sekitar 6 tahun lebih telah mengalami peningkatan peredaran sebesar 30% atau bisa dikatakan 5% per tahunnya. Sungguh peningkatan signifikan untuk jumlah peredarannya di Indonesia.

Belum lagi jika melihat data dari Bank Indonesia tentang peningkatan nilai transaksi di Indonesia. Menurut data BI bahwa nilai transaksi di Indonesia pada saat ini telah mencapai sebesar 25 triliun rupiah per bulan, ditahun 2016 jumlah nilai transaksinya mencapai 281 triliun rupiah. Jika dibandingkan dengan pada periode tahun 2010 yang hanya sebesar 163 triliun rupiah, maka peningkatan pertumbuhan nilai transaksi selama 6 tahun telah mengalami peningkatan sekitar 72%. Sebuah pertumbuhan tajam sekali di Indonesia, hal itu juga tidak lepas dengan adanya perpindahan karakter masyarakat Indonesia sendiri dalam bertransaksi. Seperti kita ketahui bahwa saat ini sudah tidak jamannya lagi membeli barang harus datang langsung, sudah banyak website jual beli online. Maka tidak salah apabila nilai pertumbuhannya begitu pesat baik nilai transaksi atau peredarannya di Indonesia.

Dengan kemajuan pesat tersebut dapat membantu mempercepat perputaran ekonomi Negara, belum lagi saat ini dengan kemajuan teknologi semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi bukan?

Pada tanggal 1 juni 2017 telah dirubah peraturan sistem pembayaran bunga kredit menjadi sebesar 2,25%, dimana sebelumnya sebesar 2,95%. Penurunan bunga kredit ini dilakukan agar memberikan kemudahan bagi penggunanya serta dapat menjadi rangsangan agar lebih meningkatkan transaksinya baik barang / jasa. Selain itu agar mengurangi ketakutan masyarakat awam apabila menggunakannya bisa berdampak buruk karena bunga tinggi.

Selain menurunkan besaran bunga kredit, di Indonesia juga sudah ditingkatkan kerjasama dengan para pengusaha UKM, restaurant, café, rumah sakit dan lainnya dalam memberikan kemudahan bertansaksi. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi harus membawa uang tunai dengan jumlah banyak, selain tidak efisien dan cepat hal tersebut juga bisa membahayakan keamanan. Sudah banyak tempat-tempat dimana menyediakan pembayarannya dengan non tunai, bisa dilihat dengan banyakanya alat EDC ketika membayar di kasir.

Uraian diatas adalah sedikit penjelasan mulai dari definisi pengertian kartu kredit, jumlah peredarannya, peningkatan nilai transaksinya di Indonesia. Hal tersebut disampaiakan sebagai bahan pemikiran agar secara umum mengetahui peranan kartu tersebut dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian, sehingga bisa menentukan apak untung atau rugi apabila memiliki kartu ini.

Seperti ulasan diawal tadi, dalam memahami tentang definisi pengertian kartu kredit harus juga memahami dengan tujuannya baik tujuan penggunaan ataupun penerbitan, fungsi dari kartu itu, bentuknya, apa saja persyaratan apabila ingin memilikinya, mengetahui keuntungan dan kerugian apabila menggunakannya. Hal ini penting agar nantinya tidak terjebak dengan permasalahan keuangan bagi pemakai atau pemiliknya sendiri, sehingga bisa memperoleh banyak manfaat. Berikut adalah ulasan tersebut :

Fungsi Kartu Kredit

Pengertian kartu kredit dan fungsinya adalah merupakan suatu alat yang dimana berfungsi sebagai alat transaksi pengganti uang tunai atas pembayaran baik barang / jasa. manfaat fungsi ini diharapkan mempermudah masyarakat dalam melakukan kegiatan jual beli ataupun kegiatan bertransaksi lainnya. Selain fungsinya sebagai alat pembayaran, juga memiliki fungsi untuk alat penarikan tunai dengan jumlah penarikan tertentu sesuai ketentuan. Sebenarnya tidak berbeda jauh dengan fungsi kartu debit dan atm, namun kelemahannya debit dan atm adalah tergantung dengan jumlah saldo uang pada rekening. Sehingga apabila saat kondisi mendesak namun julamh saldonya tidak mencukupi maka tidak bisa melakukan transkasi bukan? Jika hal itu terjadi maka akan menghambat proses pembayarannya, terlebih jika harus dilakukan mendadak seperti untuk membeli obat, membayar biaya operasi dan lainnya.

Jika melihat dari fungsi kartu kredit maka sebenarnya keberadaan dari kartu plastik ini begitu membantu terutama apabila diperlukan saat kondisi genting dan mendadak. Apabila bisa bijak dalam penggunaan kita bisa memperoleh banyak manfaat atas fungsinya alat non tunai ini. Terlebih lagi apabila berhubungan dengan kesehatan maka peranannya sangat membantu sekali bukan?

Selain bisa digunakan dalam bertansaksi didalam negeri, juga bisa digunakan diluar negeri. Bagi mereka para eksekutif pengusaha, memiliki hobi jalan jalan keluar negeri, berbelanja diluar negeri juga bisa menggunakannya sebagai sarana pembayaran tanpa harus kawatir dengan perbedaan mata uangnya. Tidak perlu lagi harus menukarkan rupiah di tempat penukaran uang.

Tujuan Kartu Kredit

Pengertian kartu kredit dan tujuannya sendiri dibagi atas 2 tujuan, yaitu berdasarkan penggunaannya dan penerbitannya. Berikut adalah penjelasan atas tujuannya

Berdasarkan penggunan

Tujuan kartu kredit berdarkan penggunannya adalah sebuah alat transksi baik itu pembayaran maupun penarikan, dengan tujuan untuk mempermudah dalam memenuhi segala macam kebutuhan pengguna baik itu barang atau jasa. pengguna dapat dengan mudah dalam memperoleh segala hal kebutuhannya seperti baju, alat elektronik, buku, rumah, kendaraan, bahan pokok makanan dan lainnya tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah banyak. Selain tidak efisien juga bisa memancing tindakan kriminalitas.

Berdasarkan penerbitan

Tujuan kartu kredit berdasarkan penerbitannya adalah untuk mempercepat pertumbuhan perekonomian baik dalam skala kecil, menengah maupun besar. Dengan kemudahan dalam menggunakannya sehingga mereka para pedagang dan juga pembeli dapat leluasa melakukan kegiatan jual beli. Apabila mudah dalam melakukan jual beli maka perputaran uang akan semakin cepat, dan apabila perputaran uang itu cepat maka ikut juga mempercepat pertumbuhan ekonomi. Apabila percepatan ekonomi meningkat pesat maka dapat mengurangi kesenjangan sosial suatu Negara.

Mereka yang mungkin belum memiliki uang cukup untuk membeli rumah, kendaraan bisa akhirnya dapat memilikinya karena adanya kemudahan kredit dengan menggunakan kartu ini. Sehingga bisa ikut merasakan mendapatkan kenaikan ekonomi rumah tangga. Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, saat ini masih banyak kesulitan mendapatkan hunian layak karena kesulitan dalam pembiayaan. Dengan kartu ini diharapkan kesulitan tersebut bisa sedikit teratasi, sehingga kemajuan ekonomi juga akan meningkat dikarenakan sebagian besar telah mendapatkan hunian layak.

Melihat uraian tentang definisi pengertian atas fungsi dan juga tujuan kenapa credit card, sangatlah pantas apabila banyak sekali digunakan oleh masyarakat saat ini. Jika memangami pengertian dari fungsinya dan tujuannya sangtlah banyak manfaat, kegunaan yang bisa diperoleh apabila bisa dengan bijak menggunakannya. Selain lebih cepat, mudah, juga memberikan rasa aman dalam bertransaksi serta lebih efisien.

Kartu kredit memiliki berbagai macam jenis, dimana memberikan pilihan bagi nasabah untuk menentukan jenis mana yang sesuai dengan kebutuhan nasabah dalam menunjang kehidupannya. Berikut beberapa uraian tentang jenis – jenisnya beserta definisi pengertian dari setiap jenisnya :

Jenis kartu kredit

Reguler

Salah satu jenis kartu yang diterbitkan oleh bank atau perusahaan penerbit lainnya dimana dapat digunakan sebagai alat bertransaksi. Jenis ini dibagi dalam beberapa kategori seperti classic, gold, platinum, dan titanium. Untuk pennetuan kategori mana biasanya dientukan berdasarkan jumlah pendapatan pemohon / nasabah.

Jenis regular ini juga terdapat kartu tambahan ( supplementary card ) untuk anggota keluarga nasabah, seperti orang tua, saudara kadung, pasangan ( suami / istri ), anak. Jenis ini biasanya sudah menggunakan visa atau mastercard, sehingga bisa juga digunakan dinegara lain.

Contohnya : BNI Visa Platinum, BCA Gold Mastercard, dan lainnya

Kooperasi

Adalah jenis kartu yang diterbitkan oleh bank atau pihak lain dimana tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan bagi nasabah kooperat atau perusahaan. Kebanyakn digunakan oleh mereka para eksekutif perusahaan untuk mempermudah transaksi perusahaan dalam melakukan jual beli baik dalam maupun luar negeri. Untuk limit kartu ini cukup besar, hal ini dikarenakan penggunanya adalah perusahaan dimana membutuhkan jumlah dana yang besar pula.

Affinity

Merupakan produk yang dimana berasal dari ikatan kerjasama antara bank / penerbit dengan pihak institusi atau organisasi. Untuk desain dan logonya sendiri biasanya dibuat khusus agar terkesan eksklusif.

Pada umumnya penerbiatan jenis infinity ini untuk sarana promosi atau kampanye tertentu. Contohnya seperti Barcelona card, Manchester united card dan lainnya. Kelebihannya adalah si pemegang kartu dapat ikut serta dalam kampanye atau promosi. Sistemnya sendiri adalah dimana sekian persen dari transaki yang dilakukan oleh pemegang kartu akan dikembalikan oleh bank dalam bentuk endownment fund.

Organisasi yang diajak kersama biasanya adalah perguruan tinggi, team sepak bola, komunitas hobi tertentu, komunitas ikatan alumni dan lain lain.

Co – Branding

Co – branding sendiri merupakan jenis kartu yang dimana adalah hasil dari kerjasama dua brand , bisanya antara penerbit dan brand institusi atau merk lainnya. Pemegang kartu ini akan mendapatkan beberapa kemudahan dan juga potongan harga ataupun prmoso khusus.

Kebanyakan brand yang bekerjasama adalah mereka yang bergerak dibidang penerbanagan, supermarket dn lainnya.

Contohnya : mandiri hypermart card, permata hero card, Garuda BNI Visa Platinum card.

Private Label

Private label ini ditebritkan tanpa melakukan kerjasama dengan organisasi global seperti visa atau mastercard. Kartu ini membebankan iuran tahunanya lebih murah, namun untuk fiturnya tidak lengkap seperti jenis regular.

Contohnya : BCA Everyday Card

Itulah beberapa sekilas tentang berbagai macam jenis dari credit card beserta penjelasan definsi pengertian dari setiap jenisnya. Tinggal memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan dimana bisa menunjang dalam memudahkan kegiatan, agar bisa merasakan manfaat atas penggunaannya.

Apabila memiliki hobi berbelanja usahakan memilih yang banyak memberikan kemudahan serta promo berbelanja, begitu juga bagi yang memiliki hobi kuliner, traveling usahakan memilih yang memberikan banyak kemudahan serta promo menarik tentang restaurant, tiket pesawat, hotel / penginapan. Hal ini perlu dilakukan agar bisa benar benar bisa mendaptkan serta menikmati manfaatnya ketika memiliknya. Percuma apabila tidak sesuai dengan kebutuhan, sehingga kurang bisa membantu kegiatan.

Berbeda dengan yang sudah pernah memiliki credit card, mungkin paham dengan pengertian sistem kerja dari kartu tersebut, bagaimana bentuknya, apa saja persyaratan jika ingin memilikinya. Namun berbeda apabila bagi yang belum pernah memilikinya serta mungkin masih awam ataupun masih baru ini pertama kali akan membuatnya, diperlukannya informasi rincinya akanhal tersebut. Berikut penjelasan dan definisi pengertian tentang bagaimana bentuknya, bagaimana sistem kerjanya, apa saja persyaratannya agar bisa memperolehnya.

Sistem kerja kartu kredit

Definisi pengertian tentang sistem kerja kartu kredit secara umum adalah pemilik kartu diberikan kemudahan kredit dalam melakukan transaksinya oleh pihak bank, atau lebih mudahnya dikatakan pemilik diberikan pinjaman uang untuk bisa digunakan. Jumlah pinjamannya sendiri tergantung ketentuan dan jenis kartunya. Pinjaman kredit tersebut bisa digunakan untuk pembayaran atas barang ataupun jasa.

Setelah menggunakannya si pemilik kartu akan membayaran dibulan depannya sesuai dengan jumlah kredit tagihannya. kredit Tagihannya sendiri biasanya dikirim lewat kartu pos ataupun lewat email, dimana menjelaskan tentang jumlah nominal yang harus dibayaran beserta bunganya.

Karena termasuk dalam kategori kredit tanpa jaminan, maka bank ( unsecured loan ) sehingga memiliki resiko tinggi yaitu gagal bayar. Oleh karena itu bank ataupun penerbit mematok bunga kredit yang cukup tinggi, saat ini bunganya sekitar 2,95% per bulan ditambah dengan denda yang begitu besar atas keterlambatan membayar cicilan tagihan kredit

Untuk sistem kerja cara membayar cicilan sendiri bisa dilakukan dengan membayar cicilan 10% ( minimum payment ) dahulu dari jumlah tagihan dan bunga kredit, kemudian di waktu lain sisanya bisa langsung dilunasi. Dalam membayar cicilan diharapkan tidak melampaui jatuh tempo, karena akan dikenakan denda berjangka. Pihak pemilik kartu diberikan kemudahan dalam membayar cicilannya yaitu diperbolehkan untuk membayar kembali kekurangannya secara angsuran dengan tingkat buna tertentu dan juga nilai angsuran sebesar presentase tertentu dari saldo kredit yang telah digunakan. Sehingga nasabah tidak kesulitan dalam melakukan pemyaran cicilan tagihan kredit

Diharapkan para penggunanya untuk bisa dengan bijak menggunakanya, karena bunganya sendiri cukup besar. Belum lagi apabila dalam melunasi tagihan kredit telah melampaui jatuh tempo, kalau sampai itu terjadi akan dikenakan denda dengan presentase tertentu. Jika sampai terjadi gagal bayar, maka akan dilakukan penyitaan asset nasabah untuk dijadikan sebagai alat pelunasan kredit.

Bentuk Kartu kredit

Berikut penjelasan dan pengertian kartu kredit tentang bentuk serta penjelasannya disetiap bagian dari credit card tersebut.

Bagian depan :

 kartu kredi dari depan

  1. Terdapat chip pada bagian depan kartu. Chip ini berfungsi sebagai alat untuk enkripsi data, sehingga setiap data tersimpan dengan aman.
  2. Adanya nomor kartunya dibagian depan, dimana nomor ini terdiri dari 16 digit.
  3. Nama dari pemilik atau pemegang kartunya juga terdapat pada bagian depan kartu tersebut
  4. Terdapat nama pihak penerbit kartunya atau pihak yang terlibat dalam penerbitannya.
  5. Adanya tanggal masa berlakunya
  6. Logo dari jaringan kartu tersebut / pihak yang terlibat di dalamnya

Bagian Belakang :

kartu kredit dari belakang

  1. Magnetic stripe, merupakan aplikasi khusus di dalam bagian belakang kartu yang dimana membantu pengguna kartu ketika melakukan transaksi di luar negeri
  2. Siganture panel, merupakan tempat tanda tangan pemilik kartu
  3. Nomor verifikasi yang dimana terdiri dari 3 digit
  4. Alamat dari pihak bank atau penerbit
  5. Nama atau logo dari pihak bank / penerbit

Itulah sedikit uraian tentang bentuk fisik dari kartu tersebut, mulai dari bagian depan dan juga pada bagian belakang kartu.

Sedikit penjelasan tentang kenapa harus bisa memanfaatkan dengan baik dan benar? Hal tersebut agar nasabah bisa memepoleh berbagai macam keuntungan. Apabila tidak bijak maka tidak sedikit kerugian yang didapatkan. Berikut ulasan tentang keuntungan dan kerugian kartu kredit

Keuntungan :

  1. Lebih cepat. Tidak perlu harus lama menghitung uang ketika melakukan pembayaran di loket seperti ketika menggunakan pembayaran dengan menggunakan uang tunai, belum lagi harus menunggu kembalian. Memakan waktu lama bukan?
  2. Lebih nyaman. Mudah dalam membawanya dan juga tidak memakan ruang banyak didalam dompet.
  3. Lebih aman. Memberikan rasa aman karena tidak mencolok dan juga bisa menghindari tindakan kriminalitas
  4. Mendapatkan banyak diskon promo. Bagi wanita khususnya yang banyak hobi belanja, sering ada diskon khusus dalam berbelanja ketika melakukan pembelian dengan menggunakan credit card.
  5. Bisa digunakan diluar negeri. Bagi sering bepergian keluar negeri tidak perlu lagi bingung ketika membayar hanya karena perbedaan mata uang.
  6. Bisa digunakan sewak waktu. Kadang saat keadaan darurat seperti harus membayar biaya operasi dan saat itu jauh dari mesin ATM, kartu ini bisa digunakan setiap waktu.
  7. Reward point. Ini fitur yang sering dicari oleh nasabah, karena dengan reward point penggunaan bisa ditukar dengan beberapa kemudahan bahkan hadiah.

Kerugian :

  1. Bunga besar. Besaran bunga cukup besar yaitu sekitar 2,95%
  2. Denda besar. Apabila terlambat dalam membayar tagihannya melampaui waktu jatuh temponya, nilai dendanya lumayan besar
  3. Hanya bisa digunakan ditempat tertentu. Hal ini terjadi karena hanya kota besar saja yang banyak tenpat tempat dimana menerima pembayaran dengan menggunakan kartu ini. Masih belum merata di daerah daerah lain di Indonesia.

Itulah beberapa keuntungan dan kerugian kartu kredit yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan terutama bagi yang masih akan melakukan permohonan aplikasi credit card.

Selanjutnya bagaimanakah agar bisa mendapatkannya, apa saja persyaratannya agar bisa memperolehnya. Berikut ulasan tentang persyaratan kartu kredit

Persyaratan kartu kredit

Syarat pengajuan aplikasi

  1. Memiliki penghasilan minimum 36 juta per tahun
  2. Usia minimum adalah 21 tahun untuk pemegang kartu utama
  3. Usia minimum 17 tahun untuk pemegang kartu tambahan
  4. Maksimal umur 65 tahun

Syarat dokumen

  1. Fotokopi identitas ( ktp / passport / SIM )
  2. Bukti penghasilan ( slip gaji / SPT atau bukti lainnya )
  3. Fotokopi akte pendirian / SIUP / TDP ( untuk pengusaha )
  4. Surat ijin profesi ( bagi dokter / professional lainnya )
  5. Nomor kartu kredi bank lainnya dan info “member sience”. Diperuntukkan bagi yang sudah pernah memiliki
  6. Nasabah Emerald
  7. NPWP

Demikian uraian dari plapon tentang definisi pengertian kartu kredit mulai dari fungsi, tujuan, manfaat, kegunaan, bentuk kartu, sistem kerja, persyaratan untuk bisa memilikinya, keuntungan dan kerugian kartu kredit. Plapon merupakan salah satu pusat informasi kartu kredit terbaik dan terpercaya.  Dapatkan berbagai macam informasi, ulasan lainnya disini.

Harap menggunakan credit card secara bijak dan juga benar, gunakan apabila memang saat kondisi darurat saja. Jangan menggunakannya hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumtif saja, karena jika tujuannya seperti itu akan berdampak besar terhadap sirkulasi keuangan rumah tangga.

Disarankan gunakan untuk menunjang kegiatan usaha anda, seperti untuk membantu pengembangkan kegiatan usaha UMKM. Prioritaskan untuk hal-hal penting saja, dimana hal tersebut memberikan manfaat serta membantu memberikan kemudahan dalam kehidupan. Banyak sekali penggunanya yang dikemudian hari harus bangkrut dan terlilit hutang banyak karena semua asetnya dijual hanya dikarenakan digunakan untuk membayar tagihan kredit.

Jangan berlebihan ketika menggunakannya, harus bisa mengatur keuangan dengan baik. Alangkah baiknnya apabila dalam membeli sesuatu dibayar langsung tunai, tidak perlu kredit, selain tidak nyaman juga bunganya terlalu besar belum lagi denda ketika pelunasannya melampaui jatuh temponya. Hal tersebut akan sedikit banyak akan mengganggu aliran keuangan anda.

 

 

This entry was posted in Kartu Kredit. Bookmark the permalink. Comments are closed, but you can leave a trackback: Trackback URL.