Pengertian Kartu Kredit

Pengertian kartu kredit

 

Sebelum mengetahui definisi pengertian kartu kredit dan penjelasannya, anda diharapkan juga harus tahu fungsi kartu kredit, tujuan, sistem kerja, persyaratan, keuntungan dan kerugian kartu kredit. Hal ini penting sekali agar anda dan masyarakat pada umumnya bisa mendapatkan manfaat dari penggunaan kartu tersebut. Banyak sekali saat ini masyarakat berusaha memilikinnya hanya untuk meningkatkan gengsi ataupun menunjang gaya konsumtifnya saja. Dengan mekanisme tujuan kartu kredit dimiliki hanya seperti itu dalam penggunaan, maka tidak sedikit para pemohon atau pemiliknya harus terlilit hutang banyak atas besarnya tagihan dan bunga yang harus dibayarkan dikarenakan tujuan kartu tersebut dimiliki tidak terarah dengan baik. Apalagi jika melebihi kemampuan keuangan gaji mereka, sehingga banyak terjadi kredit dan akhirnya macet. Padahal jenis ini berbeda sekali dengan sistem kerja kartu debit dan kartu atm.

Definisi pengertian kartu kredit adalah suatu kartu berbahan plastik berbentuk persegi panjang dimana kartu plastik ini diterbitkan oleh bank atau pihak yang terlibat dalam menerbitkan kartu. Untuk bisa memiliki kartu plastik ini harus memenuhi beberapa persyaratan dari pihak bank atau pihak yang menerbitkannya ini untuk bisa melakukan penerbitan. Kegunaan fungsi kartu kreditn adalah pemilik kartu diberikan kemudahan dalam melakukan transaksi pembayaran atas barang ataupun jasa, dan penarikan tunai dengan batas tertentu sesuai limit kredit dan sudah ditentukan oleh pihak penerbitnya. Secara bentuk tidak beda jauh dengan kartu debit dan kartu atm, namun sistem kerja kartu kredit berbeda dengan debit dan atm.

Jika fungsi kartu debit kita bisa menggunakannya juga sebagai alat pembayaran namun terbatas dari jumlah saldo tabungan kita. Jika saldo tabungan kita tidak ada ataupun sedikit dibanding jumlah nominal pembayaran maka kita tidak bisa menggunakannya untuk alat pembayaran barang atau jasa. cara kerja pembayaran dengan menggunakan kartu debit langsung ditransfer dari rekening bank kita sesuai nominal tagihan pembayaran, dengan demikian saldo tabungan kita akan berkurang secara langsung saat itu juga. Tidak perlu lagi harus membayar dikemudian hari atas saldo transaksi pembayaran tersebut. Selain untuk pembayaran juga bisa digunakan untuk pengambilan tunai.

Sedangkan fungsi kartu ATM adalah kartu elektronik yang digunakan untuk alat penarikan uang secara tunai dan melakukan cek saldo tabungan nasabah bank tanpa harus antri di teller bank hanya untuk pengecekan saldo atas jumlah uang direkening tabungan. ATM sendiri merupakan singkatan dari Anjungan Tunai Mandiri ( Automatic Teller Machine ), untuk melakukan penarikan ataupun cek saldo menggunakan ATM harus menggunakan mesin ATM. Mesin ini memilik cara kerja dimana ketika pemilik kartunya telah memasukkan kartunya kedalam tempatnya dan kemudian pemilik kartunya memasukkan kode PIN kartunya. Jika ingin melakukan penarikan tinggal tekan tombol “tarik tunai”, namun apabila hanya melakukan cek saldo rekening cukup menekan tombol “cek saldo”. Mesin ATM bisanya ditempatkan ditempat strategis seperti sekolahan, restorant, cafe, mall, instansi pemerintahan, dan ditempat bank penerbit ATM itu sendiri.

Dari penjelasan diatas memiliki perbedaan tentang pemahaman definisi pengertian kartu kredit dan debit, atm sendiri bahkan persyaratan kartu kredit juga berbeda dengan kedua kartu itu. Sebelum anda melakukan pemohonan pengajuan aplikasi, harus mengetahui perbedaan pengertian baik itu fungsi kartu kredit, maupun kegunaan dari masing – masing sistem kerja kartu. Hal ini agar bisa menjadi bahan pengetahuan serta juga disesuaikan dengan tujuan anda dan penggunaannya apakah sesuai kebutuhan. Tujuan kartu kredit ini harus sesuai agar bisa mendapatkan manfaat atas penggunaannya.

Definisi Pengertian kartu ini sendiri juga diatur dalam undang undang dan banyak dibahas dibeberapa para ahli perbankan maupun ekonomi tentang sistem kerja kartu kredit. Definisi pengertian kartu kredit menurut para ahli dan undang – undang kartu ini telah diatur serta memiliki tujuan jelas tentang adanya jenis ini, selain membantu mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran. Tujuan kartu kredit diproduksi dimana yaitu fungsi kartu kredit juga untuk mempercepat perputaran ekonomi Negara. Berikut penjelasan definisi pengertian kartu kredit dan fungsi kartu kredit :

Definisi pengertian kartu kredit dalam undang undang

Definisi Pengertian kartu kredit dalam undang undang adalah suatu alat dimana menyediakan uang dimana berdasarkan perjanjian dan ketentuan tertentu yang telah disepakati oleh pihak bank atau penerbit yang terlibat di dalam penerbitan kartu dengan pihak lain ( pemegag kartu ). Dalam kesepakatan itu yaitu pihak pemegang kartu diwajibkan untuk membayar sejumlah uang sesuai jumlah pinjaman kredit dalam jangka waktu tertentu dan dikenakan pemberian bunga tagihan.

Pengertian kartu kredit tersebut merujuk dari undang undang perbankan No. 10/1998 ( pasal 21 ayat 1 ) tentang perubahab undang undang no. 7/1992 tentang perubahan perbankan, dimana menjelaskan bahwa kredit adalah  penyedia uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.

Definisi pengertian kartu kredit menurut para ahli

Banyak sekali para ahli ekonomi ataupun keuangan membahas tentang kartu sendiri. Berikut adalah penjelasan tentang definisi pengertian kartu kredit menurut para ahli :

  1. Menurut Emmy P. Simanjutak adalah merupakan suatu kartu yang memberikan hak kepada penggunanya / pemiliknya dengan menunjukkan kartu tersebut. Dimana dengan menandatangani beberapa persyaratan dalam formulir yang telah diterbitkan oleh perusahaan perbankan tertentu guna untuk mendapatkan barang atau jasa. Sehingga si pemilik kartu tidak perlu membayar secara langsung / tunai.
  2. Menurut Muh. Djumhana dimana dijelaskan dalam bukunya yang berjudul Hukum Perbankan di Indonesia yaitu sebuah alat pembayaran sebagai ganti dari uang tunai.
  3. Munir Fuady dalam bukunya berjudul Hukum Tentang Pembiayaan Dalam Teori Dan Praktek mengatakan bahwa kartu kredit adalah sebuah kartu yang pada dasarnya sengaja dibuat dari plastik dengan sebelumnya diberikan identitas dari pemegang dan penerbit, dan dapat memberikan hak kepada siapa kartu tersebut diberikan oleh perusahaan. Dan kemudian menandatangani pelunasan pembayaran nilai sebuah barang ataupun jasa yang dibeli ditempat tempat seperti toko, restorant, hotel, penjual tiket dan lain lain.
  4. Imam Pryogo S. dan Djoko Prakoso mengatakan bahwa kartu kredit merupakan suatu jenis alat transaksi jual beli sebagai pengganti uang tunai, dimana dalam keadaan apapun dapat digunakan sebagai alat tukar terhadap apa yang diinginkannya, dengan memperhatikan tempat tempat mana saja yang menerima kartu kredit dari bank sebagai alternative pengganti uang.

Deskripsi bentuk

Bagian depan :

 kartu kredi dari depan

  1. Terdapat chip pada bagian depan kartu. Chip ini berfungsi alat untuk enkripsi data, sehingga setiap data tersimpan dengan aman.
  2. Adanya nomor kartunya dibagian depan, dimana nomor ini terdiri dari 16 digit.
  3. Nama dari pemilik atau pemegang kartunya juga terdapat pada bagian depan kartu
  4. Terdapat nama pihak penerbit kartunya atau pihak yang menerbitkannya.
  5. Adanya tanggal masa berlakunya
  6. Logo dari jaringan kartu / pihak yang terlibat di dalamnya

Bagian Belakang :

kartu kredit dari belakang

  1. Magnetic stripe, merupakan aplikasi khusus di dalam bagian belakang kartu, dimana membantu pengguna kartu ketika melakukan transaksi di luar negeri
  2. Siganture panel, merupakan tempat tanda tangan pemilik kartu
  3. Nomor verifikasi yang dimana terdiri dari 3 digit
  4. Alamat dari pihak bank atau penerbit
  5. Nama atau logo dari pihak bank / penerbit

Fungsi kartu kredit

Fungsi kartu kredit memiliki kegunaan tidak beda jauh dengan kegunaan dari kartu debit dan atm, dimana memiliki kegunaan sebagai alat pembayaran atas transaksi baik barang maupun jasa tanpa harus menggunakan pembayaran tunai. Selain itu juga fungsi kartu kredit memiliki manfaat kegunaan sebagai alat untuk melakukan penarikan tunai dengan batas tertentu sesuai ketentuan dari bank penerbit ataupun pihak yang terlibat dalam penerbitan kartu. Hanya saja perbedaan terdapat dalam transaksi setelahnya, jika debit cara kerjanya menarik dari saldo rekening tabungan sesuai jumlah nomila transaksi pembayaran atau penarikan, sedangkan atm lebih ke sebagai alat untuk penarikan tunai dan melakukan cek saldo rekening tabungan.

Berbeda dengan fungsi kartu kredit, dimana pada sistem cara kerjanya yaitu si pemilik kartunya dipinjamkan sejumlah uang dahulu oleh pihak penerbit kartu dengan batas limit tertentu sesuai kesepakatan. Kemudian dari transaksi tersebut pemilik tersebut harus membayar tagihan diwaktu tertentu, dengan jumlah tagihan seusai saldo transaksi dan juga dikenakan bunga pembayaran tagihannya. Besar bunga tagihannya tergantung dari pihak perusahaan penerbit kartu itu sendiri. Jika ternyata pemilik kartunya tidak bisa melunasi hutang kredit atas transaksi menggunakan kartu tersebut maka akan diberikan denda sesuai kesepakatan antara perusahaan penerbit dengan pemilik kartunya. Alat pembayaran jenis ini sangat membantu saat kondisi tertentu dimana kita diharuskan segera pelakukan pembayaran seperti kondisi sakit ataupun pembayaran jasa dimana saat itu juga harus melakukan pembayaran.

Tujuan Kartu Kredit

Ketika anda ingin memiliki dan menggunakan kartu jenis ini harus jelas tujuannya. Tujuan kartu kredit ini dimiliki untuk apa dan kegunaannya, jangan sampai tujuan menggunakan kartu kredit hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumtif saja tanpa memperkirakan atas penggunaaanya. Jika hal tersbut dilakukan maka justru anda sendiri akan mengalami kerugian sendiri, keuangan pribadi akan mengalami penurunan manfaat. Sudah banyak mereka yang menggunakannya  hanya untuk belanja baik online maupun di mall, sehingga mengakibatkan telilit banyak hutang tagihan. Kecuali jika anda memanfaatkan menggunakan dengan tujuan kartu kredit dimiliki untuk usaha ataupun mempermudah kegiatan usaha dalam transaksi jual beli, justru akan mendapatkan manfaat fungsi atas penggunaannya.

Tujuan perusahaan kartu kredit melakukan penerbitan adalah agar masyarakat bisa lebih mudah, cepat dan aman ketika melakukan transaksi baik transaksi pembayaran maupun penarikan tunai. Apalagi jika diperlukan pembayaran saat itu juga dan membutuhkan uang tunai maka bisa menggunakan kartu plastik ini. Tujuan adanya kartu kredit ini juga dapat membantu mempercepat kegiatan perekonomian suatu daerah atau Negara, seperti kita ketahui bahwa ekonomi memiliki peran penting terhadap kemajuan suatu Negara. Bahkan di Negara maju sudah banyak yang menggunakan, selain transaksi lebih cepat dan mudah, juga memberikan rasa aman karena tidak lagi harus membawa uang dalam jumlah banyak hanya sekedar untuk membeli barang ataupun jasa.

Tujuan penerbitan kartu kredit selain untuk memprrmudah transaksi pembayaran atas barang dan jasa di dalam negeri, tujuan kartu kredit diterbitkan juga diharapkan memberikan kemudahan bagi pemiliknya jika saat melakukan perjalanan keluar negeri. Ketika berada diluar negeri tidak bingung lagi melakukan pembayaran hanya karena perbedaan mata uang, karena mereka pihak penerbitnya telah melakukan kerjasama diberbagai Negara, sehingga bisa untuk melakukan jual beli baik itu seperti tiket pesawat terbang, makan di restaurant, café, toko baju, ataupun toko lainnya yang menyediakan pembayaran non tunai. Maka bagi anda yang ingin melakukan permohonan pengajuan harap bijak dan disesuaikan dengan kebutuhannya, agar bisa menggunakannya secara bijak dan terarah.

Sistem Kerja Kartu Kredit

Sistem kerja kartu kredit  secara umum adalah pemilik kartu diberikan pinjaman sejumlah uang untuk pembayaran ataupun penarikan oleh pihak penerbit kartu dengan batas jumlah tertentu. Namun dalam jangka waktu tertentu diwajibkan untuk membayaran tagihan atas penggunaannya sesuai jumlah nominal yang digunakan, selain itu juga diberikan bunga atas penggunannya. Cara kerjanya kartu kredit dalam melakukan pembayaran tagihan dimana bisa si pemilik membayar dahulu 10% dari jumlah tagihan kredit serta bunganya, ataupun bisa juga langsung melunasi tagihan kredit 100% ( full payment ). Namun apabila penghutang tidak bisa melunasi sesuai tanggal jatuh tempo tagihan kredit maka akan dikenakan denda tambahan sesuai kesepakatan bank dan si pemilik. Besaran bunga kredit dan denda berbeda beda anta bank, hal tersebut berdasarkan kesepakatan dan kebijakan masing masing.

Cara kerja kartu kredit dalam hal penggunannya sebenarnya mudah sekali, yaitu dimana pemilik dari kartu tersebut tinggal mengesekkan kartu kreditnya di mesin EDC. Mesin itulah yang akan melakukan analisa data transaksi anda, mulai dari jumlah nominal yang harus dibayarkan dan mungkin ada pengenaan biaya lainnya. Dengan cara kerja yang mudah dan aman membuat pengguna meningkat pesat dari tahun ke tahun, hal ini bisa dilihat dengan banyaknya formulir permohonan apply di setiap bank. Cara kerja penggunaannya sama saja ketika anda mau melakukan pembayaran di luar negeri. Tidak perlu lagi bingung dengan perbedaan mata uang antar Negara. Bisa untuk digunakan di hotel, restaurant, cafe, untuk melakukan booking tiket pesawat ataupun untuk membayar asuransi.

Untuk cara membayar cicilan kartu kredit bisa dilakukan dengan membayar cicilan 10% ( minimum payment ) dahulu dari jumlah tagihan dan bunga kredit, kemudian di waktu lain sisanya bisa langsung dilunasi. Dalam membayar cicilan diharapkan tidak melampaui jatuh tempo, karena akan dikenakan denda berjangka. Pihak pemilik diberikan kemudahan dalam membayar cicilannya yaitu diperbolehkan untuk membayar kembali kekurangannya secara angsuran dengan tingkat bunga tertentu dan juga nilai angsuran sebesar presentase tertentu dari saldo kredit yang telah digunakan. Sehingga nasabah tidak kesulitan dalam melakukan pembayaran cicilan tagihan kredit. Karena termasuk dalam kredit tanpa jaminan ( unsecured loan ) sehingga memiliki resiko tinggi yaitu gagal bayar. Oleh karena itu bank ataupun penerbit mematok bunga yang cukup tinggi, saat ini bunganya sekitar 2,95% per bulan ditambah dengan denda yang begitu besar atas keterlambatan membayar cicilan tagihan kredit tersbut.

Maka daripada itu diharapkan para nasabah bijak dalam memanfaatkannya sesuai cara kerjanya kartu kredit, karena jika tidak bijak dalam menggunakannya akan mendapatkan denda jika saat melakukan cicilan pembayaran tagihan melampaui jatuh tempo yang telah ditentukan. Seperti uraian diatas untuk bunga kredit sendiri cukup besar per bulannya, belum lagi jika ditambah dengan besarnya denda tagihannya.

Pilihan Jenis Kartu Kredit

Untuk pilihan jenisnya sendiri di Indonesia terdapat beberapa jenis antara lain :

Kartu kredit reguler

Merupakan jenis kartu yang diterbitkan oleh bank / perusahaan penerbit lainnya dimana dapat digunakan sebagai alat bertransaksi. Jenis ini dibagi dalam beberapa kategori seperti classic, gold, platinum, dan titanium. Untuk pennetuan kategori mana biasanya dientukan berdasarkan jumlah pendapatan pemohon / nasabah.

Jenis regular ini juga trdapat kartu tambahan ( supplementary card ) untuk anggota keluarga nasabah, seperti orang tua, saudara kadung, pasangan ( suami / istri ), anak. Jenis ini biasanya sudah menggunakan visa atau mastercard, sehingga bisa juga digunakan dinegara lain.

Contohnya : BNI Visa Platinum, BCA Gold Mastercard, dan lainnya

Kartu Kredit Kooperasi

Merupakan jenis kartu dimana yang diterbitkan oleh bank atau pihak lain dimana tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan bagi nasabah kooperat atau perusahaan. Kebanyakn digunakan oleh mereka para eksekutif perusahaan untuk mempermudah transaksi perusahaan dalam melakukan jual beli baik dalam maupun luar negeri. Untuk limit kartu cukup besar, hal ini dikarenakan penggunanya adalah perusahaan dimana membutuhkan jumlah dana yang besar pula.

Affinity

Merupakan produk yang dimana berasal dari ikatan kerjasama antara bank / penerbit dengan pihak institusi atau organisasi. Untuk desain dan logonya sendiri biasanya dibuat khusus agar terkesan eksklusif.

Pada umumnya penerbiatan jenis infinity ini untuk sarana promosi atau kampanye tertentu. Contohnya seperti Barcelona card, Manchester united card dan lainnya. Kelebihannya adalah si pemegang kartu dapat ikut serta dalam kampanye atau promosi. Sistemnya sendiri adalah dimana sekian persen dari transaki yang dilakukan oleh pemegang kartu akan dikembalikan oleh bank dalam bentuk endownment fund.

Organisasi yang diajak kersama biasanya adalah perguruan tinggi, team sepak bola, komunitas hobi tertentu, komunitas ikatan alumni dan lain lain.

Co – Branding

Co – branding sendiri merupakan jenis kartu yang dimana adalah hasil dari kerjasama dua brand , bisanya antara penerbit dan brand institusi atau merk lainnya. Pemegang dari kartu ini akan mendapatkan beberapa kemudahan dan juga potongan harga ataupun prmoso khusus.

Kebanyakan brand yang bekerjasama adalah mereka yang bergerak dibidang penerbanagan, supermarket dn lainnya. Contohnya seperti mandiri hypermart card, permata hero card, Garuda BNI Visa Platinum card.

Private Label

Jenis Private label ini ditebritkan tanpa melakukan kerjasama dengan organisasi global seperti visa atau mastercard. Kartu ini membebankan iuran tahunanya lebih murah, namun untuk fiturnya tidak lemgkap seperti jenis regular.

Contohnya : BCA Everyday Card

Persyaratan Kartu Kredit

Ada beberapa persyaratan kartu kredit dimana yang harus dilengkapi dalam mengajukan permohonan, setiap persyaratan kartu kredit diatur sesuai dengan ketentuan dan juga kebijakan setiap bank maupun penerbitnya. Namun secara umum sebenarnya ada beberapa syarat yang sama baik di bank manapun. Persyaratan kartu kredit secara umum adalah sebagai berikut

Syarat pengajuan aplikasi

  1. Memiliki penghasilan minimum 36 juta per tahun
  2. Usia minimum adalah 21 tahun untuk persyaratan kartu utama
  3. Usia minimum 17 tahun untuk persyaratan kartu tambahan
  4. Maksimal umur 65 tahun

Syarat dokumen

  1. Fotokopi identitas ( ktp / passport / SIM )
  2. Bukti penghasilan ( slip gaji / SPT atau bukti lainnya )
  3. Fotokopi akte pendirian / SIUP / TDP ( untuk pengusaha )
  4. Surat ijin profesi ( bagi dokter / professional lainnya )
  5. Nomor kartu kredit bank lainnya dan info “member sience”.
  6. Nasabah Emerald
  7. NPWP

Keuntungan dan Kerugian Kartu Kredit

Keuntungan :

  1. Mempermudah transaksi
  2. Tidak perlu membawa uang tunai
  3. Lebih aman
  4. Lebih cepat
  5. Lebih mudah
  6. Bisa digunakan diluar negeri
  7. Bisa digunakan sewaktu waktu

Kerugian :

  1. Bunga cukup besar
  2. Denda tagihan besar
  3. Hanya bisa digunakan ditempat tertentu
  4. Adanya batasan penarikan tunai / limit
  5. Untuk limit ditentukan besarnya penghasilan

Demikian uraian dari plapon tentang definisi pengertian kartu kredit dan juga fungsi kartu kredit, tujuan kartu kredit, mekanisme sistem kerja kartu kredit serta bagaimana persyaratan kartu kredit. Semoga ulasan diatas memberikan wawasan tentang definisi pengertian kartu kredit, terutama bagi anda yang masih baru mengenal dan ingin melakukan aplly pengajuan. Diharpakan anda sebeagai nasabah dapat mempergunakan fasilitas tersebut dengan bijak dan terarah, agar bisa merasakan manfaat atas penggunaannya. Apabila anda tidak bisa dengan baik dalam menggunakannya justru akan semakin membebani keuangan pribadi, bahkan bisa terlilit hutang kredit begitu besar hingga harus menjual aset lainnya. kalau tidak penting sebaiknya batasi penggunaannya. lebih baik membayar secara tunai atas setiap kegiatan jual beli baik barang / jasa.

 

 

 

 

 

 

 

This entry was posted in Kartu Kredit. Bookmark the permalink. Comments are closed, but you can leave a trackback: Trackback URL.